Mau Touring Menggunakan Motor? Baca Dulu Aturannya Agar Aman

Tips Aman Melakukan Touring dengan Sepeda Motor

Mau Touring Menggunakan Motor? Baca Dulu Aturannya Agar Aman

Bagi pencinta motor melakukan touring ke berbagai daerah merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi kalau bersama dengan teman-teman yang memiliki kecintaan yang sama kepada kendaraan roda dua ini, wuih pasti makin seru deh. hehe

Meskipun menyenangkan kegiatan touring juga penuh dengan resiko loh, Toppers. Tidak sedikit kecelakaan terjadi karena peserta tidak berhati-hati saat kegiatan touringberlangsung. Nah, buat Toppers yang berencana mengikuti kegiatan touring dengan menggunakan sepeda motor, ada baiknya membaca aturan-aturan berikut ini dulu agar kegiatan touring tak hanya menyenangkan tetapi juga tetap aman.

Atur Jumlah Peserta di Setiap Kelompok

Jika peserta touring berjumlah banyak, bagilah ke dalam beberapa kelompok dan tetapkan jumlah peserta di setiap kelompok tersebut. Pastikan agar di setiap kelompok hanya terdapat maksimal delapan peserta ya Toppers, hal ini agar setiap peserta lebih mudah untuk dipantau. Tentukan siapa yang menjadi pemandu di setiap kelompok untuk mengatur barisan agar kegiatan touring dapat berjalan lebih teratur.

Jika di suatu barisan terdapat peserta pemula, sebaiknya tempatkan di baris depan agar ia tidak kebingungan selama kegiatan touring berlangsung. Oh iya Toppers, pastikan kamu tetap berada dalam barisan dan sebisa mungkin kenali peserta-peserta lain di kelompok tersebut ya. Hal ini dilakukan supaya jika kamu tertinggal di belakang kamu bisa mengetahui posisi kelompok kamu di mana. Nggak mau kan tertinggal sendirian di belakang? hehe.

Pastikan Gunakan Satu Jalur

Selama melakukan touring pastikan agar setiap peserta hanya memakai satu jalur saja agar tidak mengganggu pengguna kendaraan lain. Susun rapi peserta ke dalam barisan dan pastikan setiap baris berisi 2-3 motor. Hal ini tentu akan membuat kelompok touringmenjadi lebih rapi dan teratur. Pastikan untuk selalu berkendara sesuai dengan baris yang telah ditetapkan dan hindari untuk mendahului sesama peserta.

tips aman melakukan touring dengan sepeda motor - gunakan satu jalur

Ajukan Izin kepada Kepolisian Setempat

Izin dari pihak kepolisian sangat penting terutama jika peserta touring ada banyak. Hal ini agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tidak mengganggu pengendara yang lain. Jika kegiatan Touring akan dilakukan ke beberapa daerah, sebaiknya Toppers juga mengajukan izin kepada Polda.

Kenakan Perlengkapan Untuk Mengendarai Sepeda Motor

Karena biasanya touring menempuh jarak yang cukup jauh bahkan sampai ke luar kota, penting banget agar Toppers mengenakan semua perlengkapan keselamatan untuk bersepeda motor seperti helm, sarung tangan, jaket, rompi biker, sepatu biker, dan mantel hujan. Perlengkapan-perlengkapan ini tentu akan membuat kamu melakukantouring dengan aman dan nyaman. Ingat Toppers untuk selalu mengutamakan keselamatan kamu selama melakukan touring.

Buat Manajemen Waktu

Saat ingin melakukan touring, Toppers harus membuat perkiraan waktu untuk tour dan perkiraan waktu untuk istirahat. Jangan sampai kamu keasikan touring sampai lupa waktu untuk istirahat ya. Isitirahat ini penting untuk mengistirahatkan tubuh setelah lama melakukan perjalanan. Buatlah waktu istirahat sekitar 1-2 jam, setelah itu Toppers bisa melanjutkan tour kembali.

tips aman melakukan touring dengan sepeda motor - luangkan waktu untuk istirahat

Selalu Waspada dengan Kendaraan Lain

Jalur yang digunakan untuk touring tentu juga dilewati oleh kendaraan-kendaraan lain seperti motor, mobil. bahkan kendaraan besar di antaranya bis atau truk. Oleh sebab itu Toppers harus berhati-hati terhadap kendaraan lain yang lewat terutama dari arah yang berlawanan dan ketika berada di jalur yang tikungannya tajam. Oleh sebab itu kehati-hatian sangat diperlukan saat melakukan touring, Toppers.

Tetap Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Kesalahan yang sering dilakukan oleh peserta touring adalah tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Dengan alasan tertinggal rombongan, banyak peserta touring melakukan aksi kebut-kebutan dan melanggar lampu lalu lintas. Selain itu juga jangan menggunakan sirine saat melakukan touring karena akan mengganggu ketertiban masyarakat.

Kegiatan touring memang merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus dapat mempererat hubungan antar sesama biker. Cuma Toppers harus ingat untuk melakukantouring dengan hati-hati dan melakukan tips-tips yang Toped sudah berikan. Jangan sampai kegiatan touring ini membawa kesenangan pada kita namun membuat masyarakat menjadi terganggu.

Sumber gambar: motorcyclecruiser.com, vimeo.com

Isyarat (Kode) tangan saat touring

image
Ngomongin motor berati ngomongin passion, kenapa suka mengendarai motor? setelah tim ngonoo melakukan survei kecil-kecilan, ternyata setiap orang memiliki jawaban yang berbeda-beda, kalau bikers sejati jawabannya karena hobi, balik lagi ke passion, karena hobinya motor-motoran dan ngutek-ngutek motor. Ada juga yang jawabnya karena motor lebih enak buat nyalip dan lebih cepat untuk menghindari macet, nggak sedikit juga yang jawab karena belum punya mobil, dan yang paling nyebelinnya lagi ada juga yang menjawab karena cuma motor ini yang bisa ngertiin aku mas. Ohh.. hemm… hening…
Buat kamu yang punya klub motor dan suka touring ke luar kota, pasti punya kode etik berkendara, kaya dokter aja punya kode etik. Ehh, jangan salah, setiap bikers pasti punya kode-kode tertentu saat melakukan touring, salah satunya yang akan kita bahas kali ini adalah kode tangan. Gimana tu kode tangan? kalau bikers yang hobinya touring pasti sudah nggak asing sama kode-kode tangan ini, sebab kode tangan ini sangat penting untuk pengendara memberikan isyarat kepada pengendara lain yang berada di belakangnya.

Seperti apa kode tangan ini? berikut ngonoo persembahkan khusus buat kamu ngonoo bikers dimanapun kamu sekarang berada.

Kalau mau belok kiri
Kode tangan bikers

Luruskan dan rentangkan tangan kirimu ke samping. Hadapkan telapak tanganmu ke bawah.

Kalau mau belok kanan
Kode tangan bikers-2

Gunakan tangan kirimu, tekuk ke atas 90 derajat, agak dicondongkan kedepan sambil mengepalkan tangan.

Kalau mau berhenti
Kode tangan bikers-3

Tekuk tangan kirimu ke bawah dengan menghadap ke arah belakang dan telapak tangan terbuka.

Kalau mau menambah kecepatan
Kode tangan bikers-4

Rentangkan tangan kirimu ke samping, dan beri sinyal untuk menambah kecepatan dengan cara mengayunkan lenganmu ke atas dan ke bawah.

5.0 Inch Screen, 1280*720 Pixel
Qualcomm Snapdragon 616 1.5GHz Octa Core
2GB RAM + 16GB ROM, TF Card Up To 128GB
Full Metal Body
4100mAh Battery

image image image image image image image image image image image image image image

Kaisar Ruby Berubah Menjadi Harley Davidson

Kaisar Ruby Berubah Menjadi Harley Davidson – motor di bawah ini memang mirip sekali yang namanya motor gede Harley Davidson, padahal ini adalah motor Kaisar Ruby tahun 2009 yang disulap berubah menjadi Harley Davidson, seperti apa sebenarnya modifikasi yang terjadi kita simak bersama dibawah ini.

dsc_0506

pertama kali lihat motor ini nggak ada pikiran lain selain Harley Davidson. Begitu pula saat menjajal dan mendengarkan suara knalpotnya yang menggelegar. Baru ngeh kalo ini motor Kaisar Ruby yang notabene motor China setelah melototin satu persatu bagian per bagian.

 

Bagian Paling menipu

Motor ini milik Davin, seorang dokter muda di salah satu rumah sakit di kota Purwokerto. Masbro yang punya hobbi touring dan modifikasi motor ini langsung memboyong motor yang baru dibelinya ke rumah Dudut. Nama terakhir ini adalah dedengkotnya Motor Modifikasi Banyumas (MMB), yang kondang karena modifan bergaya oldschool, Chopper dan belakangan Jap’s Style beraliran Bratstyle.

Rem cakram belakang, Modern berpadu klasik

Basic Kaisar Ruby  (dikoreksi oleh Mas Bro Martini (thanks masbro) menjadi) ‘terinspirasi’ dari motor touring keluaran pabrikan Harley Davidson, coba dipertahankan oleh Dudut. Tapi pentolan MMB yang sekaligus dan juga pemilik rumah modifikasi Wiseman Choppers Banjoemas ini merubah total rangkanya. Sebagai ganti, Dudut membuat pipa penyangga mesin dan juga seluruh part motor lansiran tahun 2009 ini dengan tipe rigid.
Untuk mengurangi kesemutan atau bahkan kemungkinan gagal ginjal, motor yang dominan warna hitam dengan aksen putih di beberapa sektor ini mengaplikasikan jok singgle seater hand made berpegas. Pemilihan warna coklat khas kulit, semakin mempercantik sektor ini.

Jok anti kesemutan dan ramah ginjal

Untuk urusan gas buang, Dudut langsung menggudangkan knalpot bawaan pabrik yang masih mulus. Sebagai gantinya, knalpot jenis free flow nemplok di mesin Ruby yang berkonfigurasi V. Alhasil, suara yang  dihasilkan langsung menggelegar. Dijamin bakal memekakan telinga dan sanggup membangunkan seluruh penghuni komplek dech.

Free Flow bikin suara makin sangarrrr

Agar semakin menguatkan kesan macho motor berplat nomer R 3482 US ini, sang empunya mengorder pada modifikator untuk menuliskan kata The Gent pada kedua sisi tangkinya. “Ini kependekan dari The Gentlemen,” terang Dudut dambil tersenyum penuh misteri. (sumbangan dari Kristiono)

Showing who he realy is

Data Modifikasi
Tromol Depan/Belakang    : Hand Made
Jok                      : Custom
Pelek                   : hande Made
Stop Lamp          : HD WLA
Lampu Depan     : Honda Steed
Sein                      : Variasi
Footstep              : Hande Made
Stang                   : Kawasaki Ninja
Ban Depan           : Swallow 3.50-19
Ban Belakang        : Michellin 180.55-17

Makin meyakinkan dengan plat nomor model tekuk

Mengkilap dan jadi tambah menarik unik.

Bagaimana otomania otomodif otomotif motormodif semua saja, semoga bisa menjadi inspirasi kita semua. Makasih

Kaisar Ruby Berpenampilan Harley-Davidson Fat Boy

20140423-kaisar-ruby-HD

Ada awal pasti ada akhir. Dan semua itu akan melalui sebuah proses. Banyak yang terjadi selama proses itu berlangsung. Terkadang pula harus mengorbankan sesuatu yang kita sayang. Seperti yang dialami oleh pria berkacamata ini dengan modifikasi motor Kaisar Ruby yang dimiliknya.

Pria bernama lengkap Steve C. Darmawan setidaknya menggelontorkan dana sekitar Rp. 25 juta untuk menjadikan tunggangan kesayangannya tampil ciamik. Motor asli China ini pun lahir kembali menjadi motor yang mirip dengan Harley-Davidson Fat Boy.

“Alasan modifikasi ini karena saya memang menyukai Harley-Davidson Fat Boy. Dulu saya pernah mengendarai Fat Boy sewaktu masih di Amerika,” cetus Nino sapaan akrabnya.

Lanjut pria penghobi traveling ini mengatakan jika Kaisar Ruby memang sudah memiliki atau mendekati model asli Fat Boy dengan mesin V-Twin milik moge asal Amerika Serikat itu. Sehingga dirinya tidak perlu melakukan banyak ubahan pada sisi bodi.

“Kalau inspirasinya banyak datang dari teman-teman yang kebetulan juga mempunyai Kaisar Ruby. Dan juga ada masukan dari bengkel modifikasi,” lanjut Nino yang tinggal di Jakarta Barat ini.

Untuk bisa menghasilkan daya imajinasinya itu, Nino lalu menunjuk bengkel modifikasi A.K. Industries yang memang spesialis modifikasi chopper. Dibutuhkan waktu setidaknya tiga bulan untuk menyelesaikan motor ini.

“Rubahan dimulai dari tangki yang lebih besar dan lebih tinggi dari original Kaisar Ruby. Kemudian fender belakang juga saya buat ulang dengan ukuran lebih besar dan lebih lebar,” cetus Andreas, punggawa A.K. Industries.

“Panjang motor juga saya buat lebih panjang sekitar 10cm. Lalu dibuat monoshock untuk mengejar tampilan softail. Untuk bagian mesin juga ditambah sirip cover agar tampilan mesin terlihat lebih tinggi dan besar. Mesin juga dibore up jadi 400cc dari aslinya 250cc agar suara mirip Harley-Davidson,” imbuh Andreas.

Untuk membuat tampilan lebih macho serta sangar, Nino dan Andreas bersepakat untuk memilih tampilan warna hitam.  [w33]

Data modifikasi:
Velg depan: Limbahan V-Star 18inci
Velg belakang: Original Kaisar Ruby 16inci
Ban depan: Metzeler ME1 140/70/18
Ban belakang: Dunlop Harley-Davidson 150/80/16
Lampu depan: Harley-Davidson Fat Boy

summber: http://motormobile dot net/

INSPIRASI 300 BAD LAND

INSPIRASI 300 BAD LAND – KAISAR RUBY 250 ’10

KAISAR RUBY - 13A

Terkadang dunia maya atau internet memang bisa menimbulkan inspirasi dan motivasi bagi seseorang, begitu juga untuk Denny Zhen, pria pengusaha ini terinspirasi melakukan kustomisasi terhadap Kaisar Ruby lansiran tahun 2010 miliknya setelah beberapa kali melihat HD bobber racikan rumah modifikasi Bad Land. “Gokil Bro, gue bener-bener suka banget liat Chopper Bobber-nya Bad Land, karena gue cuma punya Kaisar Ruby ini jadinya gue pengen lo bisa buat persis kayak HD-nya Bad Land. Jangan lupa Bro lebar ban belakang minimal harus 300…”, begitu ujarnya saat menyerahkan motornya di workshop STUDIO MOTOR Custom Bike. Beberapa teknis konsep sebelumnya coba didiskusikan dengan Bro Denny sampai akhirnya proses pengerjaan dimulai.

Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat velg dengan kombinasi depan 19X3 Inch dan belakang 17X12 Inch, bukan hal yang mudah untuk menjadikan velg tersebut minim gejala oleng. Lingkar velg belakang dibuat dari lingkar velg mobil yang digabung menjadi satu mengandalkan las argon, jari-jari dibuat mengandalkan besi bulat 8 mm sebanyak 22 batang tiap velg-nya dengan permainan kombinasi warna hitam dan gold. Kelar proses pembuatan velg ban depan Dunlop 110/80-19 dan ban belakang Avon 300/40-17 dipasangkan untuk dapat fit di velg custom tersebut. Untuk sasis di custom ulang dengan hanya menyisakan 30% sasis asli Ruby, bagian belakang dibuat ala sasis Softail agar velg belakang bisa masuk dengan sempurna di lengan ayun yang juga dibuat layaknya HD Softail. 2 buah shock belakang YSS dipasangkan dengan posisi nyaris rebah persis dibagian bawah jok. Selesai aplikasi kaki-kaki dilanjut dengan membuat tangki dan bodi mengandalkan plat galvanil dengan ketebalan 1,2 mm. Finishing dilanjut oleh Komet Studio yang melabur bodi dengan warna silver doff plus stripping dibagian atas sesuai konsep yang diinginkannya. Beberapa peranti seperti footstep, stang dan cover gir dibuat menyesuaikan tema kustomisasi Ruby ini, pun begitu dengan knalpot racikan Jet Hot yang juga didesain ala Chopper Bad Land idamannya. Bagian sektor mesin sendiri sedikit diubah agar mumpuni untuk menarik ban gambot dibelakang. Bored Up hampir 300 CC dilakukan dan juga sedikit memapas kepala silinder untuk menaikkan kompresi pada mesin. Selebihnya dibiarkan standar karena dirasa masih cukup mumpuni untuk Jalan-Jalan Sore dengan motor ini. Bagian penggerak dibuatkan transfer gear karena panjang rantai yang sudah bertambah cukup ekstrim.
Kelar pengerjaan yang memakan waktu sekitar 6 bulan ini membuat tampilan Kaisar Ruby milik Bro Denny ini berubah total. Banyak orang yang berdecak kagum dengan tampilan motor ini, bahkan mungkin saja bisa dibilang ini adalah Kaisar Ruby pertama yang dijejalkan ban lebar 300 dibagian belakang dan terpasang sempurna. “Gila Bro, cuma sekarang jadi kepikiran kenapa gak HD aja yah Bro yang di modif kayak gini. Kalau ada yang mau beli boleh Bro, gue mau bangun dengan konsep yang sama Bro tapi kita pakai HD Bro….”, ujar pria lajang ini saat mencoba motornya pasca kustomisasi Inspirasi 300 Bad Land ini. Yakin mau dijual Bro?
Klik foto untuk memperbesar gambar
 Spesifikasi :
– Body Custom by STUDIO MOTOR Custom Bike
– Painting & Airbrush by KOMET Studio
– Velg Depan Custom 19X3 Inch + Dunlop 110/80-19
– Velg Belakang Custom 17X12 Inch + Avon Venom 300/40-17
– Lengan ayun Custom
– Stang/Handle Bar custom
– Lampu Depan Aftermarket
– Rantai TK Japan + Transfer Gear Custom
– Knalpot Custom by Jet Hot
SUMBER : http://www.studiomotor DOT com/

Kaisar Ruby 250, Jangan Dipandang Sebelah Mata!

20122410_kaisarRuby_1
Ngomong-ngomong soal basic motor modifikasi, banyak yang kepincut motor Jepang, Eropa atau Amerika untuk dijadikan basic motor custom. Tapi, tidak bagi Andreas Janu Irawan. Motor Cina juga bisa jadi bahan imajinasi modifikator. Salah satunya Kaisar Ruby ini.
Tentu tak sembarangan juga bisa menghasilkan kreasi modifikasi sebagus ini. “Jangan pandang sebelah mata. Walaupun basic motor Cina juga bisa jadi motor custom yang cukup berkelas,” cetus Janu sapaan karibnya.

Janu yang sehari-hari bekerja di perusahaan penerbangan Express Air merombak motor milik customernya. Iya, dia ini seorang builder juga. “Saya kerjakan motor ini saat pulang kerja atau pas hari libur,” kata Janu.

Yang dijadikan target pertama untuk merombak motor ini awalnya Janu fokus di area tangki. “Tangki standar ini dipanjangkan sampai 10 cm,” ujarnya. Cara ini untuk mengejar diameter secara keseluruhan yang sudah lebih besar alias bongsor.

Ujung-ujungnya kejar tampilan modifikasi mirip ala Harley-Davidson juga. Makanya urusan bodi custom ulang, dibuatkan khusus disesuaikan dengan dimensi motor ini. Terbuat dari pelat galvanis tebal 1,5 mm.

Giliran kaki depan, sok ori tetap jadi andalan. Hanya dilabur warna hitam legam agar senada dengan warna bodi. Lebih lanjut ngomongin soal kaki-kaki, kaki belakang yang dibikin agak berbeda.

Kalau dilihat secara sepintas, suspensi belakang dikira rigid. Tapi, begitu dijajal melibas permukaan jalan jelek, ketahuan monosok terpasang rapi di balik cover bodi tengah. Posisinya tepat di bawah jok. Jadi, antara jok dan sepatbor belakang pun terdapat ruang agar suspensi bisa bekerja sempurna.

Ayunan suspensi belakang terasa nyaman berkat aplikasi monosok dari Motojetz. Dengan begitu, dimensi motor yang sudah lebih bongsor tak perlu khawatir soal kenyamanan handling. Rupanya hal ini sudah dipikirkan matang sang modifikator.

Janu yang diberi mandat oleh customernya yang ogah disebut ini lebih cermat dengan dimensi motor yang sudah berubah. “Dengan ubahan ini saya coba tes turing dengan jarak sedang Jakarta-Bandung, hasilnya cukup nyaman dan enggak ada kendala” kata pria berbadan tambun ini.

Walaupun basicnya motor Cina, tetap motor ini punya daya tarik tersendiri. “Kalau basic motornya sudah keren terus di modifikasi rasanya kurang menantang. Tapi, lain lagi kalau motor Cina yang jadi bahannya,” bilang Janu yang tinggal di Jl. Bima Blok K.7, Komplek Bea Cukai, Cilincing, Jakarta Utara.

Semua proses modifikasinya ini dia lakukan di rumahnya sendiri. “Saya dibantu Pak Amin. Dia ini jagonya ngelas,” tambah Janu. Untuk menutupi ruang kosong di bawah tangki, Janu menambahkan lima sirip blok palsu tambahan di atas blok headnya. Pantesan rapi, dibantuin ahli las toh!.  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Metzeller 110/90-19
Ban belakang : Dunlop 190/50-17
Footstep : DBS
Pelek belakang : Custom 8 inci
Pelek depan : TK
 

Kaisar Ruby, Pasang Kereta Samping

20120919_KaisarRuby_1

Nico Hartono sang pemilik Kaisar Ruby ini menuju bengkel rumahan milik Andreas Janu Irawan. Alamatnya di Jl. Bima Blok K.7, Komplek Bea Cukai, Cilincing, Jakarta Utara. Nico berinisiatif untuk menambahkan kereta samping alias sespan pada motor ini.

Ruby model aslinya sepintas mirip Harley-Davidson ini dijadikan target kreatifitas pasang tiga gandengan. “Kondisi ketika beli memang sudah bergaya H-D Ultra Glide,” ungkap Nico.Awalnya sempat ditentang orang tua dengan hobi motornya ini. “Lebih aman pakai mobil saja!!” kata Nico sambil menirukan kata-kata orang tuanya.

Tapi, lain lagi dengan pikiran yang ada di benak pengusaha muda ini. “Bagi saya modifikasi itu dari karya seni,” jelas pemuda yang kontraktor itu.

Sebenarnya doi bisa saja beli H-D asli. Tapi, dia lebih memilih Kaisar Ruby ini untuk dijadikan objek imajinasinya. Untuk proyek modifikasi awal, Nico memang cukup wah. “Saya hanya melanjutkan modifikasi motor ini dan memaksimalkannya,” jelas Nico. Walaupun sekadar melanjutkan modifikasinya, tapi coba amati hasil akhirnya. Tambah keren kan? He..he..

Sang modifikator Janu memasang rangka sespan dengan tebal 3 mm. Sementara untuk bodi sespan terbuat dari pelat besi setebal 0,8 mm. Asyiknya Janu bikin sistem knock down buat sespannya biar gampang dibongkar-pasang.

Tambah unik suspensi juga pakai double. “Dibuat lebih presisi agar nyaman saat melibas jalan rusak atau polisi tidur,” jelas pria ramah ini.

Dengan ini, rangka sespan dibuat dua pengunci. Posisinya ada di atas footstep depan sebelah kiri. Satu lagi terletak di bawah kolong rangka belakang.

Kelar urusin bodi dan sespan, lanjut ke mesin. Mesin Kaisar Ruby yang asli 250 cc ini sedikit kena sentuhan modifikasi. “Noken as ganti timingnya, kemudian seher ganti. Pokoknya urusan mesin dipercayakan pada bro Freddy,”ungkap Nico. Itu lho Freddy A. Gautama bosnya Ultraspeed di Jl. Dr.Cipto Mangunkusumo No. 42, Ciledug, Tangerang.

Setelah rombak bagian mesin ternyata Nico masih merasa ada yang kurang. “Tampang sudah H-D Ultra Glide tapi suaranya belum terdengar kayak Harley,”. keluhnya. Nggak kehabisan akal dia langsung punya ide buat bikin knalpot custom juga.

Bukan sekadar custom secara tampilan. Tapi, bagian dalam knalpot dibuat sedemikian rupa agar bisa cocok dengan setingan mesin. Layaknya mesin Harley sudah mirip suaranya dan menggelegar. “Knalpot custom dibuat di Budhi Knalpot,” jelas pria yang sebentar lagi berencana berumah tangga ini. Budhi ini ahli bikin knalpot dari Jl. Kebayoran Lama No. 6, Permata Hijau, Jakarta Barat.

Wow! Asik juga tuh kalau jadi married terus diarak konvoi pakai Ruby sespan ini. “Enggak bakalan kayaknya bro! Motor ini sudah ditawar orang Kalimantan,” kata dia. Waduh.(motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Cheng Shin Tire 120/90-16
Ban belakang: Metzeller 140/90-16
Sok Sespan: Motojetz
Spidometer: Yamaha RX-King

sumber: otomotifnet dot com

Ruby yang Terjerumus Brat Style

20111108-caisar_1

Kaisar Ruby hadir dengan konfigurasi mesin V, cocok bersanding dengan bodi style peturing sejati. Namun Andi Iwaran Adikarta bosan dengan tampilan standar. “Terlalu banyak atribut bawaan yang nempel. Ingin simpel macam gaya brat style,” jelas Andi.

Langsung diamini Dony Arianto, owner Studio Motor Custom. “Harus mengorbankan seluruh bagian bodi, makanya yang terpakai hanya rangka utama dan mesin,” jelas pria buka workshop di Jl. Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan.

Model rangka utama sudah mendukung brat style dengan ubahan dekat ke tampilan bergaya Socal (South California). Tanpa ubah rake atau sudut kemudi. Sok depan juga tetap mengandalkan aslinya.

Hanya rangka belakang sedikit kena jarah, seluruh jok dan sepatbor belakang sudah tidak terpakai lagi. “Areal jok dibentuk drop seat. Itu dibutuhkan biar pengendara lebih nyaman,” lanjut Dony.  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Shinko 110/90-19
Ban belakang  : Shinko MT090 5.00X16
Knalpot    : Kaisar Ruby
Pelek belakang: Custom

sumber: otomotifnet dot com

Kaisar Ruby V250, Bad Ass Chopper

Kaisar Ruby V250, Bad Ass Chopper

20130114_BadAssChopper_1

Bad ass chopper, diyakini Oscar Permadi sebagai konsep modifikasi pada Kaisar Ruby V250 ini. “Konsep itu lebih pas karena platform basic Ruby sudah usung mesin konfigurasi V ala H-D,” kekeh Oscar, panggilannya.

Singkatnya proses customized dilakukan pada bengkel Putra Nugraha Motor (PNM), Jogja. Ubahan langsung berjalan dan menyentuh bagian lain dari motor.Oscar yang juga pebisnis itu emoh mesin terlihat cemen. Maksudnya, dia ingin membuat tampilan engine motor tampak lebih gede.

“Saya cover semua mesin kiri dan kanan pakai besi pelat. Modelnya terinspirasi dari H-D Sporsters 48, 1200XL,” lanjut warga Piyungan, Jogja. Aplikasi cover mesin itu tampak rapi jali. Dasar braketnya dari dudukan asli yang ada di mesin. Hasilnya, mesin suskes tampil gambot.

Namun, karena bobot mesin jadi tambah dan tampilan akan jadi lebih sangar, sekalian power mesin juga dijamah. “Mesin saya bore up menjadi 300 cc. Proses itu lumayan mudah. Cukup disusupi dua piston Kawasaki Kaze yang banyak beredar dan dilego di pasaran,” celotehnya.

Sip lagi ketika konsep bad ass coba dihadirkan, namun tanpa perlu pangkas sasis belakang. Oscar hanya bermain ubah sepatbor custom yang berujung lancip dan ubahan sokbreker belakang.

Maksudnya? Sokbreker belakang rupanya hasil modifikasi. Sokbreker asli hanya digunakan ulir per-nya. Ulir pun dipangkas. Nah ulir per itu digabungkan dengan as sokbreker Honda Grand. Hasilnya bagian belakang motor tampak rada ngedeprok, namun tingkat kestabilannya dan safetynya enggak lenyap.

Makin nge-bad lagi ketika jok sepakat pilih model drop seat. Juga ditambah aplikasi sisi bar tinggi dan full krom di buritan serta setang T bar flame yang katanya variasi H-D asli, ikutan mendukung gaya riding bad ass chopper. Jadi, hasilnya bikin puas.

Bukan begitu, Bro? (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: IRC Durotour 130/90-16
Ban belakang: Avon Speedmaster 160/80-16
Knalpot: Custom
Stang: T bar flame HD

Kaisar Ruby V250, Tambah Satu Roda

20130710_TambahSatuRoda_1

Modifikasi jadi trike atau motor beroda 3, mungkin enggak asing bila itu dilakukan di skubek. Tapi, buat motor bermesin V seperti Kaisar Ruby V250 ini, itu jadi tantangan yang cukup luar biasa.

Bukti langsung di Ruby V250 milik Fredy Riva yang digarap Lauw Benny Aris Saputro. Singkatnya seperti sampeyan lihat, motor yang mengusung mesin model V mirip H-D ini, sakses nambah roda belakang 1 lagi. Total roda belakangnya ada 2 unit. Kalau sama depan, ya jadi 3.Menariknya, posisi cakram depannya tuh. Walah ngumpet di tengah pelek. Wow, pie pasangnya? “Itu semua keinginan dari Fredy. Beliau ingin motornya ini berbeda dan cenderung unik,” alasan Benny dari Aneka Motor Modification di Jl. Solo Baru 45, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah.

Soal unik memang betul bro. Dua pelek belakangnya lebar banget! Itu karena menggunakan pelek racing variasi mobil ring 17 dengan lebar 7,5 inci. Pelek itu terbungkus ban motor (bukan ban mobil), yakni Battlax S20 ukuran 200/50-17.

Dudukan 2 roda belakang, dibuat custom dari selongsong pipa seamless tebal sekitar 10 mm. Pipa itu biasa dipakai sebagai tabung hidrolis, maka diklaim kuat. Bagian dalam selongsong pipa roda belakang itu, terkontruksi dengan dobel laher yang terfokus pada kedua roda belakang supaya bisa berputar.

Oh ya, di selongsong kontruksi roda belakang juga terpasang cakram sebagai peranti pengereman serta gir belakang.

Mesin bore up?. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Battlax S20 200/50-17
Ban belakang: Battlax BT45 150/70-17
Pelek depan: pelek mobil R17x5”
Pelek belakang: Pelek mobil R17x7,5”

sumber: otomotifnet dot com

Kaisar Ruby, Tunggangan The Terminator

20111206-kaisarruby_1

Ingat film Terminator 2 yang dibintangi Arnold Schwarzenegger? Di situ sang robot masa depan harus melindungi seorang anak dari ancaman pembunuhan robot saingannya. Bagi bikers, jalan ceritanya mungkin enggak begitu menarik. Tapi, tunggangannya itu yang bikin kesemsem. Varian baru saat itu, H-D Fatboy!

Walau masih  bergaya bagger dan sangat full dressed,  bentuk Fatboy bikin kita kagum. Ban gendut depan-belakang mengingatkan pada era bobber. Yap, bisa dibilang bobber modern. “Mungkin itulah yang diinginkan Bro Irfan untuk motornya ini,” buka Moch. Rifai alias Pe’I, builder dari Pei Custom, di Kunciran, Tangerang.

Lewat dana full Rp 15 juta, Pei dapat kepercayaan merombak Kaisar Ruby milik Irfan. Namun di sini Pei harus berhati-hati. Dimensi motor  250  cc ini  jauh lebih kecil dari H-D Fatboy. Mengejar bentuknya harus menyesuaikan dimensi agar mesin enggak tertelan alias kedodoran.

”Dimensi mesin enggak masalah kok, tinggal disesuaikan saja. Bahan Kaisar Rubby sudah pas untuk motor cruiser cc kecil. Pijakan kaki paddle pad, tangki besar lengkap dengan spidometer, ukuran T atas-bawah lebar dan wheelbase mumpuni. Apalagi mesinnya V-twin,” jelas Pei lagi.

Mengejar bentukan Fatboy, tim mereka perlu melakukan beberapa ubahan. Struktur sasis  gak diganggu gugat. ”Semua asli Ruby,” jelasnya. Di bagian depan, sok asli Ruby enggak boleh dibiarkan telanjang. Khasnya Fatboy, sok depan itu lebih besar, makanya Pei Custom membuat pelat untuk menutupi sok sekaligus buat dudukan lampu depan yang relatif besar dari stok motor gede.

Setang bullhorned tentunya juga jadi keharusan. Makanya ia sengaja memilih setang stock H-D untuk keperluan ini.

Lanjut ke belakang, tangki asli tetap dibiarkan. Untuk mengisi otot ala Fatboy, ia pasang engine guard kiri-kanan dan merancang desain knalpot hand made yang menyerupai desain motor yang diidamkan Irfan.  Tentu enggak sampai di situ, aksi hand made mereka berlanjut lewat desain  sepatbor depan-belakang.  Seperti chopper dan detail bagai painting ala lidah api dilakoni.

“Handlingnya  enak Bro, walau  bodi ala Fatboy, riding sangat ringan. Enak untuk daily riding di kota ataupun turing,” jelas Pei lagi. Sip dah!  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Pelek depan : 3,5×16
Pelek belakang: 5,0×16
Ban depan: Avon 120/80-16
Ban belakang : Avon 160/90-16
Lampu: Stock H-D & V-ixion

sumber: otomotifnet dot com
Proudly powered by Wpopal.com